Sebenernya aku sudah berniat posting tentang KKL dari kemaren2. Tapi tertunda terus. Dan akhirnya baru sekarang bisa bener2 terlaksana.
Jadi, tanggal 27-31 januari aku dan temen2 sekelas di FKK—farmasi klinik dan komunitas—2005 ber-kuliahkunjunganlapangan dengan gembira. Perlu diketahui, kami ini cukup ahli dalam membuat hal-hal biasa menjadi heboh dan unforgettable. Kata ‘kami’ di sini dapat diartikan secara umum sebagai anak2 FKK peserta KKL yang jumlahnya 79 orang itu ato secara khusus sebagai para personel gangster FKK yang jumlah personelnya bisa berubah-ubah tergantung sikon. Sebelum berangkat, pak edy ngasih wejangan, ngingetin bahwa KKL ini adalah kegiatan non sks yang bersifat akademis sehingga kami musti meluruskan niat. Haha. Kami pun hanya bisa nyengir dalam hati.
Aku naik bis B, di mana isinya cewek semua kecuali pak sopir dan co-driver. TL—tour leader—di bis B pun cewek. Plus dua bu dosen muda yang sering turut serta memeriahkan suasana. Jadilah kami bebas berekspresi di bis. Seenak-enaknya teriak, bersenandung, memekik, nyeletuk, komen, ato apa aja yang bisa membuat perjalanan ini gak cuma diisi dengan bobok ato deg2an karena pak sopir hobi bermanuver ala jet coaster—kepengen ikutan masuk dufan kali yak. Berhubung aku duduk di kursi terdepan, di belakang co-driver, jadi aku bisa menyaksikan jalanan yang dilalui bak nonton bioskop.
26 januari, berangkat dari kampus jam tujuh lebih dikit. Trus menuju purwokerto, ke RSUD Margono Soekarjo. Habis itu mampir makan di Sari Rasa. Malemnya selain mampir di POM juga sempet berhenti di masjid—entah apa, aku udah setengah gak sadar—untuk memberi kesempatan yang mau ‘bongkar muatan’. Subuh, sampe Islamic Center di Bekasi Barat, transit sholat plus bersih2 plus sarapan. Banyak kucing loh…
Tanggal 27, giliran RS Harapan Kita yang disatronin. Berhubung itu RS spesialis jantung dan pembuluh darah, sepertinya mereka terlalu gegabah dengan menerima kami berkunjung di sana—yang gak sakit aja mungkin bisa jadi gagal jantung. Di harkit dapet souvenir payung—selain CD materi dan tas kain yang jadi wadahnya. Udah mau seneng aja nih, padahal kan berkunjung di sana emang MBAYAR. Sorenya kami ke ITC cempaka mas. Capek boo.. Hidup kok habis di jalanan. Bener2 cinta jogja deh kalo udah kayak gini.
28-nya kami ke kimia farma. Bukan ke pabriknya loh, tapi di kantornya yang di jalan veteran. Secara kami ini memang bukan anak FSI—farmasi sains dan industri—yang menggemari produksi. Yang banyak dieksplore oleh kami di sana adalah anak perusahaan kimia farma—kf trading&distribution dan kf apotek. Di KF dapet tas lagi, isinya buku, magasida, fituno—HETnya 90ribu loohh, sama marcks venus loose powder. Padahal kita gak bayar loh di sini. Habis ituuuu,,, ke dufan. Yippi yihaooo…
Tanggal 29, kami berkunjung ke dharmais. Begitu memasuki lobinya, kami jadi terdisorientasi, apakah kami sedang ada di rumah sakit, hotel, ato mall. Fyi, dharmais ini letaknya tepat di sebelah harkit. Kok gak sekalian dalam sehari aja? Gak cukup waktunya. Lagian kalo gak gitu, kami gak bakalan ngelewatin cangcorang—sebutan kejamku untuk patung pancoran—berkali-kali, dan aku gak akan bisa motret si cangcorang dari tiga arah. Habis itu, kami meluncur ke arah Bandung—sesuatu yang menegaskan bahwa tujuan utama KKL kami adalah piknik dan bersenang-senang, bukan untuk tujuan akademik—untuk belanjaaaa. Setelah capek ngeang ngeong di cihampelas—termasuk menganiaya pak penjual kaos dengan menawar habis-habisan sambil ngacak2 barang trus ditinggal pergi gitu aja, kami pun pulang ke kota kami, Yogyakarta. Aku cinta jogjaaaaa….


ponk…
3x aku buka postinganmu pake firefox kok bagian atas gambarnya ada kode2 html gitu?
emang gitu po?
oleh2nya mana ponk?
lama tak jumpa, kapan2 ngumpul2 yook
ajak paw juga…
itu gara2 tulisannya aku bikin di word dulu trus baru tak copy. pas udah disave baru nampak keanehannya. pas mau kuedit lagi sinyal wifinya ilang. tapi sekarang udah kuedit kok.
yuk kumpul yuk…
aku april kkn. ngumpulnya sebelum kkn ya…..
assalamu’alaikum nana…
memperkenalkan diri.. nama saya yulifia..
dulu ketemu di mardhiyah ba’da maghrib itu kan?
nana udah pernah ke rumahku bareng anak2 komsat wkt pada susur selokan ya??
wah bu, jd ingat “kekejaman” kita di cihampelas
jujur, aq msh nyesel lho….
@dewi
nyesel to byth? yo wis suk lebaran kita ke sana, minta maap. hehehe..