aku tak berusaha, aku tak berharap, aku gagal, dan aku tak kecewa.
aku berusaha, aku berharap, aku gagal, dan mau tak mau aku kecewa, dan itu menyakitkan.
apakah seharusnya aku tak usah berusaha? atau aku tak usah berharap?
ah, bodoh nian aku ini. harapan itu bisa dimodifikasi. hanya saja aku terlambat menyadarinya.
jadi, semua sudah terjadi. ada harga yang harus dibayar atas segala kelalaianku selama ini. akhirnya aku hanya bisa minta maaf saja.
maaf. mohon maaf sebesar-besarnya pada kalian semua. afwan jiddan. nyuwun pangapunten.
untuk bapak. untuk ibu. untuk simbah. untuk adek. untuk sahabatku semua. untuk kakak-kakak. untuk amanahku. untuk badan ini.
maaf. atas kesediaan kalian memelihara harapan.
maaf. karena aku tak bisa sehebat yang kalian harapkan.
Ya Alloh. ampuni aku.


ketoke aku mudeng deh sing diomongne…..
kalo aku sih nggak mau bilang “sabar ya na… pasti ada hikmahnya”. karena itu bisa dipastikan bukan kata2 yg keluar dari dari diriku sendiri (mungkin nyontek dari orang2 kebanyakan)…
nek aku ngene wae…. “kok ketoke gek mumet to na???? dolan yo???”
hehehe ^_^v