Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2009

Alangkah mirisnya melihat keputusasaan seorang pemimpin. Keputusasaan yang mendorongnya mengandalkan kepatuhan prajurit dan mengabaikan kefahaman. Mengandalkan kepercayaan prajurit dan mengabaikan persaudaraan.
Alangkah sedihnya melihat keputusasaan seorang prajurit. Keputusasaan yang disebabkan oleh tak lagi berharapnya ia pada kefahaman dan persaudaraan. Keputusasaan yang memunculkan kepatuhan kosong dan mungkin dianggap sebagai bentuk kepercayaan.
Bertemunya kedua keputusasaan itu akan membuahkan kelanggengan. [...]

Read Full Post »

bukan karena kuat badannya
melainkan karena tegar hatinya
bukan karena jitu bidikannya
melainkan karena tajam perasaannya
bukan karena keberaniannya bertarung
melainkan karena kesadarannya berjuang
karena dia wanita
maka aku memanggilnya
:srikandi
yogyakarta, 22 okt 2009 11.30am

Read Full Post »

manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial. manusia tidak bisa hidup sendiri. setangguh apapun dia, pasti dia membutuhkan orang lain. anak esde yang dapat pelajaran pendidikan kewarganegaraan juga sudah pada tahu.
dan tentu saja, sebagai manusia biasa aku pun begitu. **jadi, aku sama sekali bukan catwoman. ingat itu.**
yah, walaupun di sisi lain, manusia adalah makhluk individu. makhluk [...]

Read Full Post »

Seperti Jumat-jumat pada umumnya, hari Jumat siang ini aku ke SMA. Beralih sejenak dari segala hiruk pikuk kampus. Beralih dari wifi gelanggang dan farmasi ke wifi teladan. **haha..online..online** Dan yang jelas, menunaikan amanah KIP a.k.a mentoring kelas XI. **tiba-tiba serius..**
Ke SMA setiap Jum’at memang menjadi hal rutin. Tapi rutinitas yang satu ini benar-benar menyegarkan. Bukan [...]

Read Full Post »

Srikandi abad ini

Kami wanita, itu sungguh kami sadari
Kami tak pernah menuntut emansipasi
karena yang kami yakini,
Tuhan tak pernah salah memberi porsi
Kami wanita, dan kami coba menghayati
Maka kami tak sanggup berdiam diri
Berjajar anak panah yang berharap pada rentangnya busur kami
Dan mereka tak dapat terlalu lama menanti
Kami wanita, itu takkan kami ingkari
Namun bukan berarti kami tak bisa lebih berani
Bukan berarti [...]

Read Full Post »