mungkin saat ini kita masih kerap tercengang
akan betapa menakjubkannya waktu berjalan
kita masih merasa aneh akan segala perubahan
kita masih merasa sedih dengan sedikit kehilangan
namun nanti, ketika waktu terus mengantarkan kita
dari perubahan satu ke perubahan lainnya
ketika kita telah benar-benar beranjak dewasa
ketika semua hal berarti di masa ini
hanya akan menjadi masa lalu
ketika satu per satu dari kita saling [...]
Posts Tagged ‘poem’
Biasa Saja
Posted in ordinary words, tagged poem on November 9, 2009 | 2 Comments »
maka aku memanggilnya : srikandi
Posted in ordinary words, tagged poem, srikandi on October 25, 2009 | 2 Comments »
bukan karena kuat badannya
melainkan karena tegar hatinya
bukan karena jitu bidikannya
melainkan karena tajam perasaannya
bukan karena keberaniannya bertarung
melainkan karena kesadarannya berjuang
karena dia wanita
maka aku memanggilnya
:srikandi
yogyakarta, 22 okt 2009 11.30am
Srikandi abad ini
Posted in ordinary words, tagged poem on October 1, 2009 | Leave a Comment »
Kami wanita, itu sungguh kami sadari
Kami tak pernah menuntut emansipasi
karena yang kami yakini,
Tuhan tak pernah salah memberi porsi
Kami wanita, dan kami coba menghayati
Maka kami tak sanggup berdiam diri
Berjajar anak panah yang berharap pada rentangnya busur kami
Dan mereka tak dapat terlalu lama menanti
Kami wanita, itu takkan kami ingkari
Namun bukan berarti kami tak bisa lebih berani
Bukan berarti [...]
Hujan Bulan Juni
Posted in ordinary words, tagged poem on June 15, 2009 | 4 Comments »
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
(Sapardi Djoko Damono, 1994)
Pertama kali nemu puisi ini waktu nyari bahan tugas bahasa Indonesia kelas 1 [...]

